Read more: http://bambang-gene.blogspot.com/2011/03/pasang-meta-tag-di-blog-supaya-seo.html#ixzz1FYQ9VUp5 TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI BELAJAR DAN SALING BERBAGI INFORMASI

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis
Ensiklopedia Tips Tutorial

Free Online Software Download

Silahkan Gabung

apakah anda suka

ARTIKEL TERBARU

Thumbnail Recent Post

Pelabuhan Roro Tungkal Jambi

Nuansa senja di kota tungkal pesisir jambi

Landscafe sunset lokasi sungai pengabuan

Sunset dan degradasi awan yang merupakan fenomena alam yang kita tidak dapat memprediksikannya kapan dia berubah

Sunset lokasi sungai betara

SUNSET

Saat senja menjelang di kota kuala tungkal pantai pesisir jambi

Mengenang momen-momen istimewa tentu akan membuat hati menjadi sumringah. Apalagi ketika Anda melihat album foto masa kecil dimana terlihat diri Anda dalam tubuh yang mungil dan menggemaskan. Tentu untuk bisa menyimpan foto-foto lama tersebut Anda memerlukan banyak album foto yang berakhir dengan disimpan bersama debu-debu di dalam lemari. Kalaupun ada solusi lebih cerdas adalah dengan menyimpan kenangan tersebut di dalam album digital yang bisa Anda bawa bepergian kemana saja.

Menjawab kebutuhan tersebut, Brookstone telah meluncurkan album digital My Life yang mana dapat menampung lebih dari 4000 foto digital ke dalam album yang dapat dibawa kemana saja. Bentuknya cukup kecil sehingga mudah untuk dikantongi bagaikan sebuah dompet. Album digitar My Life ini berukuran layar LCD 3.5 inchi dengan resolusi 320×240, disertakan juga memori internal berkapasitas 128MB. Anda tidak hanya bisa melihat satu persatu foto di dalam album pada umumnya, tapi Anda juga dapat menampilkan foto-foto tersebut dalam bentuk slideshow.

Ketahanan baterai dari album digital ini ketika digunakan adalah sekitar 3 jam, setelah itu Anda harus mengisi ulang baterainya kembali. Nah, untuk Anda yang tertarik memiliki album digital canggih ini, kiranya Anda cukup merogoh kantong setidaknya 69.99 USD atau sekitar 700 ribu rupiah.

Source : berita teknologi

Canon mengumumkan kamera SLR digital entry level terbaru bernama EOS 600D / Rebel T3i / Kiss X5 , yang merupakan penerus Canon EOS 550D / Rebel T2i . Kamera DSLR ini dirancang untuk fotografer yang masih amatir/belajar, di mana pada 600D/T3i memiliki fitur instruksi Panduan Fitur yang akan memandu pengguna Rebel T3i untuk fungsi yang ada dan memberikan rekomendasi untuk berbagai pengaturan dan modus Intelligent Scene Auto untuk pengguna point-and-shoot .

undefined

Canon EOS 600D / Rebel T3i dilengkapi dengan sensor gambar CMOS APS-C 18 Megapixel, prosesor gambar DIGIC 4 dan layar LCD Clear View Vari-angle 3-inci dengan lapisan anti-reflektif dan tahan noda. Kamera DSLR ini juga mampu merekam video Full HD 1080p sampai dengan 30fps dan 3,7 fps burst shooting sampai kira-kira 34 JPEGs atau sekitar 6 RAW. Canon T3i menawarkan ISO sampai dengan 6400, modus LiveView, ditingkatkan metering dengan zona 63, Dual-layer metering sistem metering akurat antara eksposur, dan 9-titik sistem AF serta Dasar + fungsi, fungsi Multi-Aspek dan Filter Kreatif.
undefined
Canon EOS 600D/ Rebel T3i baru ini dapat bekerja dengan lensa Canon EF dan EF-S. Juga mendukung SD / SDHC dan kartu memori SDXC. Canon EOS 600 D akan datang di bulan Maret 2011 ,dan EOS 600D akan dijual dalam konfigurasi body saja pada $ 799,99 (pre-order di Amazon). Ini juga akan ditawarkan dalam versi kit lensa zoom Canon EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS II pada $ 899,99 (pre-order di Amazon), dan dalam versi kedua dengan kit lensa zoom Canon EF-S 18 – 135mm f/3.5-5.6 IS pada $ 1.099,00. (sumber)



Nikon D3100 merupakan kamera DSLR terbaru yang akan memiliki sensor CMOS 10MP bukan CCD. Kamera DSLR entry level ini juga dapat merekam video Full HD 1080p pada kecepatan 24fps atau 720p pada kecepatan 24 fps. Fitur pengeditan video akan disertakan di dalam kamera. Untuk kit A akan ditawarkan dengan bodi kamera dan lensa 18-55mm.

Nikon D3100 ini diyakini tidak hanya mengejar fitur dari D5000 dan D90 tapi untuk menyusul keduanya di beberapa area, bahkan dengan harga yang lebih rendah.

Fitur kunci utama untuk kamera ini adalah fokus mode otomatis terus menerus sementara mengambil video dan dalam live view. Ini merupakan fitur penting untuk pengambilan gambar video. Kamera ini diharapkan memiliki 11 atau 12 poin AF.

Bahkan untuk saat ini Nikon D3100 sudah terdaftar dalam katalog produk BestBuy, toko elektronik terkenal dunia.

Adapun lensa Nikon D3100 baru ini, yaitu 85mm f1.4, 24-120mm F4, 55-300mm f4.5-5.6 dan 18-200mm f3.5-5.6. Selain itu, lensa terakhir ini dirancang untuk kamera SLR full-frame, misalnya, Nikon D700.

Rencana Nikon D3100 ini akan dipasarkan resmi pada tanggal 19 Agustus nanti dan Eropa menjadi tempat pertama kamera digital SLR Nikon terbaru ini dipasarkan


Source : beritateknologi




Setelah mengumumkan Canon EOS 600D / Rebel T3i, Canon juga meluncurkan penerus 1000D yaitu Canon EOS 1100D / atau Canon Rebel T3 / Kiss X50 yang merupakan kamera SLR digital entry level yang memberikan pilihan yang lebih menarik dari sisi harga untuk mereka yang ingin mengalami kesenangan dari pemotretan dengan kamera DSLR. Seperti 600D, Canon EOS 1100D juga menawarkan Fitur Panduan.

Canon 1100D / Rebel T3 menggunakan sensor gambar 12.2 Megapixel APS-C CMOS dan prosesor gambar DIGIC 4. Menawarkan ISO 100-6400, 9-point AF sistem dengan presisi tinggi, fungsi LiveView, titik pusat f/5.6 cross-type, layer 63-zona dual sistem metering dan 3fps pemotretan terus menerus sampai kira-kira 3 JPEG atau sekitar 2 RAW. Kamera EOS 1100D juga dapat merekam video dalam resolusi 720p 30fps. Anda dapat menemukan layar LCD 2.7-inci dan SD / SDHC / SDXC slot kartu memori.

Canon EOS 1100D / Rebel T3 akan tersedia pada bulan Maret 2011 di kit dengan zoom lensa baru Canon EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 II pada harga $ 599,99 atau 5.5 jutaan rupiah (skrg dapat pre-order di Amazon.com) dan belum tahu kapan masuk indonesia dan harga di Indonesia. (sumber)

Source : berita teknologi

Dunia fotografi memang tak ada matinya. Dari berbagai segi, kebutuhan akan hasil olah fotografi yang menarik selain menciptakan nilai seni juga menjadi sarana kita menyampaikan maksud tertentu di dalamnya. Mungkin salah satunya untuk bagian promo tools yang Anda lakukan di kehidupan sehari-hari.

Dari sejak beberapa tahun terakhir ini perkembangan fotografi diikuti dengan derasnya arus perkembangan kamera digital. Dari waktu yang begitu lama, masalah terbesarnya adalah fotografer digital sangat sulit berpindah ke pasar D-SLR dimana kelemahannya adalah tidak mampu merekam video. Mungkin sederet fotografer digital tersebut harus berterima kasih yang sedalam-dalamnya pada apa yang telah Nikon lakukan pada mereka. Apa itu? Ya, sebuah perubahan besar dimana apa yang selama ini menjadi kelemahan dari D-SLR sudah menemukan solusi yang tepat baginya.

Sejak Agustus tahun lalu, Nikon sudah mulai memperkenalkan D90 D-SLR yang mampu merekam 720P HD Video, produk pertama D-SLR di dunia. D90 ini mampu merekam FPS dalam resolusi 720P dan mampu dilihat secara langsung menggunakan LCD. Tak lama setelah itu, Canon hadir kembali dengan EOS 5D II yang menawarkan full 1080P HD recording pada 30 FPS. Dari berita yang tersiar, kamera jenis ini siap dibandrol dengan kisaran 2,699 US Dollar atau sekitar 32 juta rupiah. Harga yang cukup wah dengan fitur yang semenarik itu!

Saat ini Canon mengeluarkan kamera versi entry-level D-SLR yang disebut EOS Rebel T1i yang terbilang cukup bandel karena mampu merekam dengan format HD Video. T1i ini sendiri mampu merekam dengan resolusi 1080P pada 20 FPS. Video ini dihasilkan dengan format .MOV yaitu format yang digunakan oleh MPEG-4 compression.

10678_canont1i-2-dt

Kamera ini menggunakan sensor CMOS sebesar 15.1 Megapixel dan menggunakan 4 Imaging DIGIC Processor, sebuah LCD berukuran 3 inchi yang bisa kita lihat hasil rekaman secara langsung dan memiliki resolusi sebesar 920.000 dot. Ini adalah D-SLR yang mudah digunakan oleh siapa saja.

Fitur lainnya di antaranya adalah Auto Lighting Optimizer yang mampu menambah cantiknya sebuah foto yang dicetak dengan menambahkan cahaya atau mengurangi cahaya agar lebih indah hasilnya.

Serta ada Creative Auto Mode, yang mampu mengatur secara otomatis mengenai exponsure compensation, aperture or shutter speed yang sangat mudah dijangkau di LCD. Di monitornya, secara langsung pengguna dapat menggunakan fitur blur background dan lighten atau darken foto secara otomatis.

Tipe Rebel T1i sudah diintegrasikan dengan sistem pembersih dimana mampu memperbaiki tampilan foto hasil. Sensitivitas ISO yang digunakan adalah ISO 100 sampai dengan ISO 3200 yang secara keseluruhan ditambah lagi dengan H1 yang menawarkan ISO 6400 dan H2 yang menawarkan ISO 12800.

Kamera ini juga mampu men-shoot gambar secara berkelanjutan dengan 3.4 FPS yang bisa mencapai sampai dengan 170 foto yang berukuran cukup besar. Live View digunakan untuk fitur Quick, Live dan Face Detection. Fitur-fitur ini dapat digunakan dalam mencetak foto maupun merekam video.

Rencananya, Canon EOS Rebel T1i akan segera siap dipasarkan pada bulan Mei nanti, diawali dengan harga 799,99 US Dollar atau berkisar pada harga 9 juta rupiah, dimana itu semua sudah mencakup battery pack, kabel USB, neck strap dan accessoris.

Anda berminat?

Source : beritateknologi.com

Caranya , pasang Reversing Ring ke thread filter lensa tersebut sampai cukup kuat supaya tidak terlepas. Kemudian pasangkan Reversing Ring ke bodi kamera seperti biasa ketika kita memasang lensa . Klop , dan hasilnya sebagai berikut.
Reversed Lens

Reversed Lens

Setelah setup selesai , tiba di bagian paling seru. Motret !! Karena lensa telah terpasang terbalik , tidak ada jalur komunikasi antara kamera dengan lensa. Artinya , fungsi-fungsi automatis pada lensa seperti autofocus, exposure , dll tidak dapat digunakan. Otomatis fungsi metering pada kamera tidak berjalan sama sekali. Lha gmn bisa jalan kalau nilai aperture pada lensa tidak bisa diambil (karena jalur putus) . Satu-satunya jalan adalah mode Manual !! Itung-itung sebagai ajang untuk mengasah ilmu exposure kita :) ..

Kita punya 3 control yang bisa dimainkan yaitu Aperture , Shutter speed dan ISO. Pada kasus diatas , mengubah aperture hanya bisa dilakukan manual via ring aperture. Sedangkan shutter speed dan ISO dapat diubah langsung via kamera. Selanjutnya tinggal dikombinasikan utk mendapatkan exposure yang pas . Depth Of Field (DOF) tetap dapat kita atur dengan mengubah aperture via ring tadi . Mirip fitur DOF Preview button pada beberapa kamera DSLR , kita dapat melihat pada viewfinder kamera kalau pengubahan aperture tersebut membuat DOF berubah-ubah sesuai nilai aperture. Nilai aperture kecil , DOF makin lebar .. nilai aperture besar , DOF makin sempit .. gitu kan? umumnya , utk macro kita sering menggunakan nilai aperture kecil untuk mendapatkan DOF yang lebar .

Ahh.. semoga tidak bingung dengan penjelasan diatas hehehe . Paling enak sih langsung terjun dan praktek. Tapi bener , IMHO , selain belajar macro kita juga bisa belajar tentang exposure lebih baik lagi. So .. berikut ini bbrp hasil macro dengan cara diatas. Oh ya , lensa dibalik tidak menurunkan kualitas image yang dihasilkan. Tetap tajam seperti lensa aslinya ketika dipasang secara normal .

grasshoper on lemon

Saya menggunakan flash manual pada kamera untuk mendapatkan image diatas . Harus manual lagi karena fungsi flash auto tidak akan berfungsi.

DSC_6438

Sepertinya saya akan lebih banyak menggunakan cara diatas utk ber-macro ria. Memang aga ribet ketimbang langsung menggunakan lensa macro beneran. Apa daya , lensa macro Tamron 90mm kesayangan saya sudah berpindah majikan T_T . Yg penting..jepret teruus !!

Source : belajar fotografi



Bisakah ? Tentu saja bisa . Sedikit upaya utk mencari tutorial / artikel melalui mesin pencari Google adalah salah satu cara perintisnya. Selanjutnya yang lebih penting adalah praktek , mengasah keahlian mata kita dalam hal membuat foto yang bagus.

Pertama , pelajari dulu kamera yang anda miliki. Kenali baik-baik. Dari segi pengoperasiannya dan yang paling penting adalah cara kerjanya dalam hal menangkap cahaya. Proses menangkap/mengumpulkan cahaya ini dikenal juga sebagai exposure.

Dalam exposure , ada 3 elemen yang berperan yaitu : Aperture , Shutter Speed dan ISO/ASA. Tiga elemen ini sifatnya configureable , menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke dalam kamera. Terlalu banyak akan menyebabkan over / terlalu terang. Terlalu sedikit menyebabkan under / terlalu gelap. Idealnya tentu adalah hasil foto sesuai dengan kondisi aslinya. Kenali cara kerja kamera dalam exposure tersebut : cara mengatur nilai 3 elemen tsb , cara kamera mengukur cahaya ( metering ) , cara mengetahui hasil over/under . dsb

Pahami dengan baik karena fundamental meskipun tidak utama. Gunakan fasilitas search engine Google untuk mencari kata kunci diatas .. artikel sangat banyak/sering mengulas tentang fotografi. Ilmu fotografi umurnya sudah puluhan tahun , pasti buanyaaaak resource utk belajar.

belajar fotografi 2

jalan-jalan sore

Kedua, belajar membuat foto yang bagus. Apa dan bagaimana foto yang bagus ?? semua orang tentu punya kriterianya sendiri-sendiri. Sulit utk menentukan rumus pasti tentang hal itu. Namun di fotografi ada yg namanya guidelines , petunjuk dalam membuat foto yang bagus. Ini seperti aturan2 yang dari dulu sudah terbukti manjur. Tidak harus diikuti namun tidak rugi untuk dipelajari :) . Aturan komposisi salah satunya. Ada beberapa aturan komposisi misal rules of third , balance , simple dsb dsb.

Bayangkan membuat foto seperti membuat kalimat. Ada huruf kecil besar , tanda baca koma , tanda seru utk menyatakan ketegasan , bold utk memberi penekanan dan struktur katanya yang indah seperti puisi. Cuma bedanya di fotografi bahan2nya berbeda. Di fotografi kita hanya punya aspek visual saja .. gunakan itu. Bahan fotografi diantaranya garis , pola/pattern , warna , gelap terang .. coba ramu itu semua sehingga menjadi sebuah foto yang dapat menggugah penikmat foto.

Yang seperti ini tidak didapat dari kursus . harus belajar sendiri , menemukan style kita sendiri. Cobalah Google mencari hasil/galeri fotografer kawakan. Terinspirasilah oleh mereka !!!

Look and think before opening the shutter. The heart and mind are the true lens of the camera. (Yousouf Karsh)

Atau seperti yang biasa saya lakukan : rutin mengunjungi halaman Explore di Flickr. Kembangkan style fotografi anda sendiri .. be unik , be yourself
Selain itu , cobalah melihat sekitar kita. Belajar mengamati , melihat dan membuat foto dari sekitar kita. Belajarlah terus melihat..

belajar fotografi

capung

dan Belajar tentang hidup… apa hubungannya ? sulit rasanya kalau kita mengabadikan foto/momen tanpa kita mencintai momen hidup itu sendiri.. Kalau kita amati petuah2 dari fotografer kawakan terkadang tidak berhubungan sama sekali dengan fotografi tapi lebih ke nasehat kehidupan. Dan hasil fotonya pun seolah merupakan refleksi dari filsafah kehidupan mereka. So, mari kita mulai belajar fotografi ini dari hidup yang kita cintai , dari sesuatu yg kita cintai .. utk kemudian kita share dgn yang lain .. melalui foto indah kita .

met belajar :D



Ini ada sedikit tips untuk membuat photo IR menggunakan Photoshop.. semoga bermanfaat.

Dalam dunia Fotografi, sering kita mendengar kata IR atau Infra Red, dimana objek foto akan mengalami perubahan warna dengan teknik memotret dengan filter IR. Kali ini akan saya tunjukkan bagaimana membuat foto normal, tanpa menggunakan teknik memotret dengan filter IR, tapi dengan teknik olah photo digital.sehingga photo akan tampak seperti gambar dibawah

undefined

Langkah 1

Buka salah satu Koleksi Photo anda,

undefined

Langkah 2

Lakukan proses Image > Adjustments > Channel Mixer , seting untuk nilai seperti gambar berikut

undefined

Sehingga hasil akan tampak sebagai berikut



Langkah 3

Pada layer navigator, rubah blending mode ke bentuk Lighten



Maka hasil akhir akan tampak sebagai berikut



source : klinik fotografi



wibiya widget