Read more: http://bambang-gene.blogspot.com/2011/03/pasang-meta-tag-di-blog-supaya-seo.html#ixzz1FYQ9VUp5 TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI BELAJAR DAN SALING BERBAGI INFORMASI

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis
Ensiklopedia Tips Tutorial

Free Online Software Download

Silahkan Gabung

apakah anda suka

ARTIKEL TERBARU

Thumbnail Recent Post

Pelabuhan Roro Tungkal Jambi

Nuansa senja di kota tungkal pesisir jambi

Landscafe sunset lokasi sungai pengabuan

Sunset dan degradasi awan yang merupakan fenomena alam yang kita tidak dapat memprediksikannya kapan dia berubah

Sunset lokasi sungai betara

SUNSET

Saat senja menjelang di kota kuala tungkal pantai pesisir jambi

Fokus yang akurat penting untuk mendapatkan hasil foto yang tajam. Foto yang fokusnya melenceng sulit atau hampir tidak bisa diperbaiki.

Di jaman dulu, hanya ada manual fokus. Manual fokus untuk kamera digital SLR agak sulit karena banyak kamera yang memiliki jendela bidik kecil dan kurang terang. Tapi untunglah kamera digital SLR modern memiliki auto fokus.

Meski demikian, kita harus menentukan moda auto fokus yang tepat supaya gambar yang dihasilkan tajam dan konsisten.

Berikut ini adalah beberapa mode auto fokus yang biasa ditemui di kamera DSLR:

AF-S atau single point focus (Nikon) atau One Shot (Canon)

Mode ini cukup sederhana, Anda memilih satu titik fokus, kemudian tekan setengah tombol shutter. Kamera akan mengunci titik fokusnya. Meskipun objek foto bergerak, fokus tetap tidak berubah.

Mode ini khusus untuk objek foto yang tidak bergerak, seperti pemandangan, foto model, produk dan sebagainya. Hati-hati dalam memakai mode ini karena bila objek foto bergerak maka fokus tidak akurat lagi.

AF-C atau Continuous auto focus (Nikon) atau AI Servo (Canon)

Mode ini kebalikan dengan mode yang pertama diatas. Saat auto fokus diaktifkan dengan menekan tombol shutter setengah penuh, kamera akan mengikuti gerak objek foto yang bergerak. Mode ini cocok untuk fotografi olahraga, burung, dan benda yang bergerak lainnya.

Cara kerjanya kurang lebih adalah kamera memprediksi gerakan objek foto dan kemudian memindahkan titik fokus sesuai yang diprediksikan. Apa yang perlu kita lakukan hanya terus menekan tombol shutter setengah penuh dan mengikuti objek fotonya.

Di kamera DSLR yang canggih, biasanya mode ini bisa dimodifikasi secara khusus tergantung dengan keinginan dan pergerakan objek foto.

AF-A atau AI-Focus

Mode auto fokus ini adalah mode campuran antara mode auto fokus single shot dan continuous servo. Bila kamera mendeteksi objek foto tidak bergerak, maka otomatis akan bersifat seperti auto fokus single shot, tapi kalau kamera mendeteksi objek foto bergerak, maka akan otomatis memprediksi letak dan mengikuti objek foto.

Mode ini ideal untuk objek foto yang tidak bergerak namun akan segera bergerak. Untuk objek yang tidak bergerak atau sedang bergerak, lebih baik langsung mengunakan auto fokus single shot atau continuous daripada mode otomatis ini.

Memilih titik fokus

9 titik auto fokus yang biasanya dijumpai di kamera DSLR Canon

9 titik auto fokus yang biasanya dijumpai di kamera DSLR Canon

Selain mode auto fokus diatas, kamera digital SLR juga memungkinkan kita memilih titik fokus yang dikehendaki, ataupun membiarkan kamera memilih titik fokus.

Bila kita memilih kamera yang menentukan titik fokus untuk kita, biasanya kamera akan berusaha mendeteksi muka seseorang (face detection) atau memilih objek terdekat dengan kamera.

Manual fokus

Meskipun di era kamera digital SLR, fungsi manual fokus sudah banyak ditinggalkan, namun ada beberapa kondisi dimana manual fokus mutlak atau dianjurkan untuk dipakai.

Manual fokus lebih baik untuk foto makro / close up benda-benda kecil, seperti serangga, bunga dan sebagainya. Hal ini disebabkan karena auto fokus biasanya gagal mendeteksi objek yang terlalu dekat dan objek dengan lensa dan bila objek foto memiliki kontras yang rendah.

Beberapa tahun terakhir ini, banyak kamera digital SLR yang telah memiliki fitur live view, dimana kita bisa melihat langsung objek foto melalui layar LCD. Kita juga bisa mengunakan tombol zoom untuk membesarkan gambar di LCD. Mengunakan fitur ini dengan manual fokus saat kamera didudukan di atas tripod bisa menghasilkan foto dengan auto fokus yang sangat akurat.

Tips auto fokus

Supaya fokus foto selalu tepat sasaran, berikut tips-tips yang mungkin bisa membantu:

  1. Gunakan titik fokus tengah terutama bila Anda memiliki kamera digital SLR pemula atau kamera yang sudah berumur. Titik fokus tengah adalah titik fokus yang paling sensitif dan akurat.
  2. Tekan tombol shutter setengah penuh untuk mengunci fokus, kemudian Anda bisa merekomposisikan foto dengan menggeser kamera ke kiri atau ke kanan.
  3. Nyalakan lampu bantu auto fokus (AF Assist Lamp) untuk membantu auto fokus di kondisi cahaya yang gelap.
  4. Auto fokus sering gagal saat kita mencoba untuk fokus ke objek foto yang kurang kontras. Maka dari itu, cari bagian yang kontras atau ujung objek. Kemudian kunci fokus dengan menekan tombol setengah penuh dan rekomposisikan foto dengan menggeser kamera bila perlu.
  5. Lihat konfirmasi fokus di dalam jendela bidik, biasanya berupa bulatan hijau atau kotak hijau. Bila sudah muncul, itu berarti bahwa fokus sudah terkunci sempurna. Ini berlaku juga ketika mengunakan manual fokus.
  6. Gunakan fitur live view untuk membesarkan objek foto sehingga fokus menjadi sangat akurat, tapi jangan lupa memakai tripod saat mengunakan metode ini.
Source : infofotografi

Cahaya yang seperti apa yang bagus buat potret?

potret-cahaya-keras

Foto potret dengan cahaya ang keras

Cahaya yang keras, sumber cahayanya relatif kecil, yaitu sinar matahari di sore hari. Arah cahaya dari arah samping kanan model.

Mungkin ada yang bingung, sinar matahari kok disebut sumber cahaya yang kecil? Ini karena letaknya yang sangat jauh dari bumi sehingga menjadi relatif kecil dipandang dari bumi, kecuali bila awan menutupi sinar matahari.

Kalau kita perhatikan, cahaya yang keras menghasilkan foto yang sangat kontras. Bayangan yang terbentuk juga sangat jelas dan ngeblok (pemisahan yang jelas antara bagian yang disinari dan bayangan). Bayangan semacam ini menutupi sebagian sisi wajah sehingga wajah model terlihat menjadi kurus. Tekstur kulit seperti jerawat, keriput akan menonjol (untungnya, model kita ini memiliki wajah yang cukup mulus).

Sebaliknya cahaya yang lembut akan menghasilkan foto yang tidak sekontras cahaya yang keras, tekstur muka tidak terlalu menonjol, dan bayangannya bergradasi atau hampir tidak ada.

potret-cahaya-lembut

Foto potret dengan cahaya yang lembut

Untuk mendapatkan cahaya yang lembut, kita perlu sumber cahaya yang relatif besar, dalam foto ini, sebuah reflektor berbentuk bulat di gunakan untuk memblok sinar matahari yang datang dari sebelah kanan model. Sehingga jatuhnya cahaya lingkungan lebih merata di wajah model.

Nah yang mana yang lebih bagus? cahaya yang keras atau lembut? semua tergantung selera. Menurut saya dua-duanya sama bagus. Cahaya yang keras terlihat lebih dramatis, sedangkan cahaya yang lembut membuat wajah lebih halus.

Nah, buat teman-teman sekalian, menurut kalian sendiri, mana yang lebih bagus? foto yang atas atau yang bawah? terus alasannya apa?

Jawabannya ditunggu!

Source : infofotografi

Sebagian besar dari kita bertujuan membuat foto yang indah dan cantik. Jika kita lihat foto-foto yang beredar di internet seperti foto model, fashion, wedding, dan iklan, biasanya terfokus pada keindahan atau kecantikan.

Lalu bagaimana kita bisa membuat foto yang indah? Tentunya kita harus mempelajari apa yang dipersepsikan indah dan cantik oleh orang-orang kebanyakan.

Dalam sebuah riset di bidang psikologi, didapatkan bahwa orang-orang cenderung menyukai foto yang terang dan kontrasnya tinggi. Selain itu biasanya orang-orang menyukai foto yang kaya warna, seperti pemandangan alam, sunset dan sunrise.

Orang-orang juga menyukai foto yang terlihat tajam, sehingga perdebatan antara lensa atau merek kamera yang mana yang membuat foto lebih tajam selalu ramai di forum-forum fotografi.

Di dalam foto portrait (foto orang), sebagian orang pun menyukai foto model yang cantik. Wajah yang cantik biasanya memiliki bentuk yang simetri dan proporsional. Wajah yang cantik juga memiliki kulit yang bebas jerawat atau bintik-bintik pada wajah dan tentunya mulus. Maka dari itu, banyak fotografer mengunakan pengolah gambar untuk memuluskan wajah manusia yang biasanya tidak sempurna.

Di foto portrait wanita, biasanya orang-orang menyukai model yang tinggi semampai dengan kaki yang panjang, pinggang yang ramping tapi berukuran dada yang besar. Sedangkan untuk pria, orang-orang menyukai dada dan perut yang berotot, tinggi dan berbahu lebar.

Tapi hati-hati juga karena setiap daerah dan budaya berbeda-beda. Misalnya saja, di Indonesia, wanita cantik itu berkulit putih seperti bule, sedangkan di negeri barat, malah kulit yang kecoklat-coklatan atau sawo matang justru lebih cantik daripada kulit pucat. Maka dari itu bule-bule suka ke pantai untuk “menggosongkan kulit mereka.”

Membuat foto cantik itu gak sesukar yang dibayangkan:

1. Komposisi foto yang baik
2. Pengunaan / penempatan sumber cahaya/lighting yang tepat untuk menonjolkan hal-hal yang indah dan menutupi hal yang kurang indah
3. Penguasaan digital imaging untuk membuat gambar lebih cantik lagi (tapi awas berlebihan!)
4. Less is more : Fokus ke yang cantik & indah saja
5. Cari pemandangan atau orang yang cantik untuk di foto
6. Kuasai dasar fotografi dan pengunaan lensa yang tepat
7. Perhatikan harmoni dan keseimbangan : Warna, tekstur dan hubungan antara subjek dan latar belakang perlu dipertimbangkan.

Indah = Pemandangan alam yang kaya warna - foto oleh Kevin Cole - Creative Commons

Indah = Pemandangan alam yang kaya warna - foto oleh Kevin Cole - Creative Commons

Nah gampang kan membuat foto yang cantik dan indah? Tapi fotografi bukan terbatas hanya membuat foto yang cantik dan indah saja. Fotojurnalisme misalnya, justru sengaja menghindari yang cantik-cantik dan indah-indah. Malahan mencari kondisi kehidupan yang kurang baik, misalnya korban perang, gempa bumi dan lain-lain.

Ada pula human interest yang fokus kepada adegan-adegan dan realita kehidupan yang alami. Selain itu ada fotografer yang memfokuskan untuk mengabadikan hal-hal yang sering dijumpai sekitar rumah. Meski bagi sebagian orang akan menganggap fotografi yang tidak indah dan tidak cantik membosankan, tapi dengan komposisi dan pencahayaan tertentu, foto bisa terlihat lebih menarik.

Source : Infofotografi

Tanjung Jabung Barat dengan slogannya Kota BERSAMA ( Bersih Sejahtera Aman dan Makmur)dengan ibu kotanya Kuala Tungkal dengan heterogen masyarakatnya merupakan perwakilan suku yang ada di indonesia,dimana salah satu kabupaten yang di propinsi Jambi yang merupakan pintu gerbang SIJORI. di daerah ini kita akan mudah menemui becak. Kendaraan beroda tiga ini selama hampir 50 tahun menjadi transportasi utama bagi masyarakat yang tinggal di pesisir timur Jambi.

Penarik becak setempat, Muslim bercerita, dirinya memulai jasa menarik becak sejak tahun 2005. Muslim sebelumnya bekerja di sebuah kapal yang melayani pengantaran barang dari Batam menuju Kuala Tungkal. Ketika usaha kapal tersebut bangkrut, dia memutuskan untuk menetap di Kuala Tungkal, dan menikah dengan gadis setempat. Dari sisa tabungan, Muslim memesan sebuah becak dengan harga Rp 2 juta.

"Sampai sekarang, becak ini menjadi satu-satunya sumber penghasilan saya," ujar pria yang biasa mangkal di Jalan Parit I, Kuala Tungkal, Selasa (8/2/2011).

Menurut Muslim, becak paling diminati masyarakat Tungkal. Saking maraknya, diperkirakan lebih dari 1.000 becak beroperasi di kota kecil ini. Keberadaan becak bahkan menarik pendatang masuk Tungkal. Para pendatang dari Jawa maupun daerah lain di wilayah Sumatera turut menjadi penarik becak. Mereka memesan becak kepada Almarhum Kurnia, pembuat becak di Jalan Andalas, yang sekaligus kerap menyewakan becak kepada warga tidak mampu.

Istri Almarhum Kurnia, Jernih (70) mengenang masuknya becak sejak tahun 1965, diawali dengan pembelian becak dari Medan dan Jakarta. Pada waktu itu becak dianggap paling cocok dan aman untuk transportasi di daerah yang kerap banjir rob karena berada di Muara Sungai Pengabuan ini.

"Almarhum dan sejumlah temannya memesan becak dari Medan dan becak dari Jakarta. Becak diangkut dengan kapal kemari," tuturnya.

Pada becak Medan, sepeda pengayuh dibuat bersebelahan dengan penumpang. Model ini berbeda dengan becak dari Jakarta, yang pengayuhnya berada di belakang penumpang. Dalam perkembangannya, becak Medan lebih diminati, sedangkan becak Jakarta kini tak terlihat lagi di Kuala Tungkal. "Tukang becak di sini lebih suka pakai becak samping ala Medan, karena tidak perlu turun kalau ingin berbalik arah atau membelok di jalan yang sempit," tutur Jernih.

Karena ketertarikannya pada becak, Almarhum Kurnia membuka bengkel produksi becak di Jalan Andalas. Bengkel ini setiap hari didatangi banyak orang, baik yang ingin memesan pembuatan becak, atau sekadar mengganti onderdil yang rusak.

Menurut Jernih, usaha bengkel becak telah mengangkat perekonomian keluarga ini. Mereka berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga sekolah menengah atas, dan bahkan bisa naik haji pada tahun 2002.

Saat ini, keberadaan becak setempat seperti tengah memasuki senja kala. Kurnia sebagai satu-satunya pembuat becak di sana telah meninggal, empat tahun silam. Tidak ada satu pun yang mampu dan berminat meneruskan usahanya.

"Sekarang ini tidak ada lagi becak baru, karena tidak ada yang bisa membuat," ujar Jernih.

Selain itu, becak mulai tersaingi oleh sepeda motor. Semakin banyak penduduk yang menggunakan motor sendiri. Pengojek juga mulai marak beroperasi. Di dermaga dekat Jalan Parit I, pengojek dan tukang becak tampak bersaing, dengan memarkir kendaraan mereka berdampingan, sambil menunggu calon penumpang.

Baik Muslim maupun Jernih mengkhawatirkan, dalam lima atau sepuluh tahun lagi, becak mungkin segera hilang dari Kuala Tungkal. "Bagaimana becak bisa bertahan jika tidak ada yang bisa membuat atau memperbaiki yang rusak? Becak yang tersisa, nantinya pasti akan pensiun juga," tutur Muslim.

Sektor pariwisata pada saat ini menjadi harapan bagi banyak Negara termasuk Indonesia sebagai sektor yang dapat diandalkan dalam pembangunan ekonomi.

Masalah kerusakan sumberdaya alam dan lingkungan pada saat ini sangat menonjol dan menjadi isu internasional yang mendapat perhatian khusus. Di sisi lain, justru kepariwisataan alam mengalami perkembangan yang meningkat dan signifikan. Kepariwisataan alam kemudian berkembang ke arah pola wisata ekologis yang dikenal dengan istilah ekowisata (ecotourism) dan wisata minat khusus (alternative tourism). wisata alam sangat berperan dalam menjaga keberadaan dan kelestarian obyek dan daya tarik wisata (ODTW) alam pada khususnya dan kawasan hutan pada umumnya. (Fandeli dan Mukhlison, 2000 dalam Gunarto, 2004)

Kabupaten Tanjab Barat dengan luas wilayah daratan kira2 5.503,5 Km2 sebagian besar merupakan kawasan hutan.

Sekilas memang Mangrove itu tidak menarik untuk dipandang selain berlumpur dan berawa-rawa namun apa yang terjadi jika dikelola dengan baik sebagai Ekologi wisata selain menjadi Laboratorium Alam Terbesar tentunya akan tetap menjaga ekosistem habitat satwa liar seperti burung, hewan-hewan reptil dan tentunya ikan dan udang

jenis tumbuhan yang menyusun hutan mangrove di pangkal babu, yaitu :api-api (Avicennia sp.),

Bakau (Rhizophora sp.), Pidada (Sonneratia sp.), Tancang (Bruguiera sp.), Mentigi (Ceriops sp.), Teruntum (Lumnitzera sp.), Buta-buta (Excoecaria sp.), Nyirih (Xylocarpus sp.), Perpat kecil (Aegiceros sp.), Perpat (Scyphyphora sp.) dan Nipah (Nypa sp.) dan lain-lain.

Untuk itu pengelolaan 200 hektare Hutan Mangrove di Tungkal Babu, Tanjab Barat, dijadikan Ekologi Wisata Hutan Mangrove

Objek wisata ini merupakan pantai pasir putih yang begitu indah, dengan panorama yang eksotis karena berhadapan langsung dengan Laut cina Selatan. Jarak tempuh dari pusat kota ke pangkal babu lebih kurang 40 menit dengan menggunakan perahu motor.

Menjahit Foto Panorama Menggunakan Photoshop

Menghasilkan foto panorama dengan “menjahit” (stitching) beberapa foto menjadi satu saat ini bisa dibilang sangat mudah dilakukan. Mayoritas perangkat lunak pasti menyediakan fasilitas ini. Dalam posting ini kita akan membahas cara memproses 4 foto yang sudah disiapkan menjadi satu foto panorama tunggal menggunakan Adobe Photoshop.

Anda juga dapat secara persis mengikuti langkah-langkah yang saya jelaskan dengan mendownload 4 foto yang sudah saya siapkan. Mari kita mulai:

  1. Download foto yang sudah saya siapkan. Klik untuk mulai download (2 MB)
  2. Buka Photoshop
  3. Aktifkan fitur Photomerge. Klik File > Automate > Photomerge
  4. undefined

  5. Di kotak Photomerge, klik browse
  6. undefined

  7. Pilih Keempat file yang sudah anda download lalu pilih parameter berikut: Layout = Auto; Centang ketiga opsi di bagian bawah, lalu klik OK
  8. undefined

  9. Photoshop akan memproses beberapa saat, lalu hasilnya seperti ini:
  10. undefined

  11. Untuk memotong ujung-ujung foto yang terlihat kacau, lakukan cropping. Pencet tombol C untuk mengaktifkan crop tool
  12. undefined

  13. Tarik kursor membentuk area foto yang anda inginkan. Saya melakukannya seperti ini:
  14. undefined

  15. Jadilah foto panorama anda seperti terlihat di foto paling atas.

Oke selamat mencoba!!

Source : belajar fotografi



Ada satu cara pengolahan digital yang mudah dan cepat untuk membuat warna dalam foto berwarna anda tampak lebih “mak nyus” dan hidup: kontrasnya lebih terlihat dan warnanya tampak dalam. Silahkan lihat contoh perubahannya pada foto dibawah ini:

undefinedUntuk melakukannya anda hanya perlu melakukan 3 langkah mudah di Photoshop (saya menggunakan Photoshop CS4), silahkan:

Langkah 1: buka foto berwarna anda di Photoshop, kemudian klik Image >> Mode >> pilih Lab Color

undefined Langkah 2: Klik Image >> Apply Image, saat kotak dialog muncul, centang Preview lalu ubah beberapa parameter sebagai berikut: Channel: Lab (silahkan coba juga channel a atau b ) Blending: Soft Light (atau coba juga Overlay) Opacity: 80% (silahkan coba dinaikkan atau diturunkan) jangan lupa klik OK

undefinedLangkah 3: Anda akan melihat hasil pengubahan. Sebelum disimpan, ganti lagi mode dari Lab Color ke RGB. Klik Image >> Mode >> RGB. Sekarang kita bisa menyimpan hasil akhir foto.

undefinedSatu contoh lagi hasil pengolahan foto warna dengan metode Lab Color ini, tampak lebih ngejreng bukan?

undefinedSelamat mencoba!!

Source : http://belajarfotografi.com/

Kita akan membuat efek toning pada foto berwarna sehingga hasil akhirnya seperti foto diatas dengan menggunakan Adobe Photoshop CS4 atau CS5. Toning pada intinya adalah memberi kesan warna tunggal pada foto. Efek toning yang populer adalah sephia yang memberi kesan kecoklatan, perak yang memberi kesan kebiruan serta toning yang memberi kesan keungu-unguan. Toning dilakukan untuk menambah citarasa khas pada foto anda.

Oh ya, anda juga bisa mengikuti secara persis langkah-langkah tutorial ini dengan mendownload file PSD yang berisi layer-layer persis seperti yang saya pakai disini, link download ada dibagian akhir tutorial.

Secara garis besar, langkah-langkah yang akan kita lakukan dalam tutorial ini adalah sebagai berikut:
- konversi foto warna ke hitam-putih
- membuat vignette
- mulai melakukan toning

Saya menggunakan curve adjustment untuk melakukan toning ini. Oke langsung saja kita mulai:

1. Pertama buka foto warna anda di photoshop

2. Konversi foto warna diatas menjadi foto hitam putih.
- Klik Layer > New Adjustment Layer > Black & White

3. Di kotak dialog adjustment, saya melakukan setting seperti dibawah (anda bisa variasikan sesuai selera):

4. Hasilnya akan menjadi seperti ini:

5. Sekarang kita akan membuat vignette untuk mempergelap pinggiran foto.
Pencet M di keyboard untuk mengaktifkan marquee tool. Lalu buat seleksi seperti dibawah:

undefined6. Buat inverse selection.
Klik Select di menu bar > pilih Inverse

7. Untuk memperhalus vignette nantinya, kita akan menggunakan Refine Edge.
Klik Select di menu bar > Refine Edge > masukkan Feather sebesar 27.5 > klik OK

8. Untuk membuat vignette, buat curve adjustment layer.
Klik Curve adjustment di masking box (seperti dibawah):

9. Akan muncul kotak curve adjustment, anda harus mengubah bentuk curve, saya melakukannya seperti dibawah ini:

Sekarang foto akan lebih gelap dibagian pinggirnya sehingga memberi citarasa yang lebih oke.

10. Sekarang kita membuat toning.
Klik curve adjustment layer (persis seperti di langkah no. 8)

11. Di kotak dialog Curve, kita akan mengubah bentuk curve untuk channel Red, Green & Blue.

12. Lakukan adjustment curve untuk masing-masing channel seperti berikut:

13. Anda akan mendapatkan hasil akhir seperti foto diatas dan foto siap disimpan.

14. Atau jika anda mengotak-atik bentuk curve di langkah 13, anda juga bisa mendapatkan hasil seperti ini:

undefined

15. Selesai. File PSD seperti yang saya janjikan bisa didownload dengan klik disini. (File PSD yang di ZIP, 1.4MB)

Source : http://belajarfotografi.com/

wibiya widget