Read more: http://bambang-gene.blogspot.com/2011/03/pasang-meta-tag-di-blog-supaya-seo.html#ixzz1FYQ9VUp5 TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI BELAJAR DAN SALING BERBAGI INFORMASI

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis
Ensiklopedia Tips Tutorial

Free Online Software Download

Silahkan Gabung

apakah anda suka

ARTIKEL TERBARU

Thumbnail Recent Post

Pelabuhan Roro Tungkal Jambi

Nuansa senja di kota tungkal pesisir jambi

Landscafe sunset lokasi sungai pengabuan

Sunset dan degradasi awan yang merupakan fenomena alam yang kita tidak dapat memprediksikannya kapan dia berubah

Sunset lokasi sungai betara

SUNSET

Saat senja menjelang di kota kuala tungkal pantai pesisir jambi

Tips memotret produk anda untuk toko online

Written By ibnu jauhary on Thursday, April 18, 2013 | 5:35 AM

Salah satu keunggulan berjualan melalui internet adalah kita tidak perlu untuk stok barang, karena kita dapat hanya memajang foto produk saja di internet dan ketika orang bertanya, barulah kita periksa stok barang kepada supplier. Akan tetapi tantangannya adalah seberapa bagus foto produk kita ??? Penting untuk anda sadari bahwa di online sebenarnya kita menjual melalui 2 hal, yaitu gambar dan kata – kata. Orang tidak dapat melihat secara langsung produknya, oleh karena itu mereka sangat memperhatikan dari gambar produk dan deskripsi kata – kata yang kita tuliskan di website.

Tips memotret produk anda untuk toko online
Tips memotret produk anda untuk toko online

Disini anda harus melatih kemampuan anda dalam hal membuat gambar sebaik dan sebagus mungkin, sehingga saat orang lain melihat gambar produk anda di website, mereka sudah 50% percaya bahwa kualitas produk yang anda tawarkan memang bagus. Saya menyarankan anda untuk menggunakan kamera DSLR untuk memotret produk anda dari berbagai sisi. Foto dengan resolusi besar dan sudut pandang yang tepat akan menjadi daya tarik tersendiri kepada calon konsumen anda.

Usahakan selalu menampilkan gambar produk yang nyata, artinya adalah gambar dari hasil foto kamera dan bukannya gambar animasi / graphical, karena calon konsumen benar – benar ingin mengetahui secara pasti barang seperti apa yang mereka peroleh dengan mengeluarkan biaya sekian. Satu hal terakhir yang penting adalah, latar belakang  foto produk anda sebaiknya diusahakan bersih, satu nuansa dan tidak berantakan. Biasanya saya menganjurkan untuk memotret produk dengan latar belakang tembok putih agar terlihat rapi, bersih dan setiap detail dari produk anda dapat terlihat dengan sangat jelas.

Sudah tidak sabar untuk melihat tips dan kiatnya? Silakan lanjutkan membaca  .

1. Jujurlah.
Jika produk Anda adalah produk seken atau produk bekas, fotolah bagian-bagian yang sudah mengalami penurunan nilai dalam produk Anda. Misalnya mobil yang lecet, laptop yang sudut layarnya sudah mati, atau Blackberry yang keyboard-nya sudah memudar. Foto dan tuliskan kekurangannya pada bagian deskripsi.
Dengan secara jujur memberitahukan kekurangan produk Anda, integritas Anda akan terjaga dan pembeli Anda tidak akan komplain karena menemukan produknya tidak mulus lagi setelah Ia menerima produk tersebut.
Kejujuran yang Anda berikan jelas akan menjadi nilai tambah di mata konsumen dan pembeli produk anda. Tapi ini bukan berarti foto produk yang kita tampilkan harus polos dan apa adanya, tapi kita tetap perlu memoles foto produk tersebut agar menarik.

2. Gunakan Skala Acuan Untuk Dimensi Produk Anda.
Seringkali pembeli ingin mengetahui seberapa besar barang yang akan mereka beli. Sedetail apapaun spesifikasi dimensi produk yang Anda berikan dalam deskripsi tidak akan cukup untuk memberikan acuan yang sebenarnya. Seberapa besar Tablet PC 7 inchi yang Anda jual? Sulit menjawabnya bukan?
Anda dapat menggunakan objek yang universal dan meletakkannya secara berdampingan dengan produk Anda. Misalnya uang koin atau CD. Karena ukuran CD akan selalu sama dimanapun Anda berada di dunia. Jika produk Anda cukup besar carilah objek yang mengimbangi.

3. Tampilkan Produk yang Terbaik.
Penampilan yang baik akan menjadi nilai tambah di mata konsumen Anda, untuk itu berusahalah untuk tampil terbaik. Jika produk Anda sedikit kotor atau berdebu maka bersihkanlah, jika sedikit berantakan maka setrika dan rapihkanlah. Upayakanlah untuk memberi yang terbaik, agar kita pantas untuk hasil yang terbaik .




4. Ambil Foto Produk dari 4 Sisi dan Sudut Berbeda.
Tips memotret produk anda untuk toko online
Table top yang biasa sering dipakai di studio foto merupakan salah satu peralatan yang dapat menghasilkan foto dengan kualitas yang baik, Permukaan yang dibuat melengkung agar tidak bersudut, biasanya bahan yang dipakai untuk table top ini adalah krilik yang dapat tembus pandang dan mampu menyaring cahaya sehingga cahaya yang dihasilkan lebih lembut. Selain table top perlatan yang tidak kalah pentingnya dalam foto produk yaitu lampu flash ( flash stroble ). Dengan perlatan ini sudah cukup untuk melakukan foto produk untuk katalog, brosur maupun online store yang kita miliki, tetapi biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh peralatan sejenis ini cukup mahal.
Manusia itu makhluk visual, suka dengan gambar dan penampilan. Untuk itu minimal siapkan 4 foto produk Anda yang diambil dari sisi dan sudut yang berbeda-beda. Dan pastikan tampilan foto nya keren dan menarik. Semakin jelas tampilan produk Anda ketika dilihat dari berbagai sudut maka itu akan menjadi nilai tambah di mata calon pembeli .

5. Perhatikan Pencahayaan Produk.
Tanpa sumber cahaya yang baik, detail produk Anda tidak akan terlihat. Cahaya yang terlalu terang dapat membuat warna produk Anda menjadi tidak jelas atau terlalu putih. Jika memungkinkan, foto produk Anda diluar ruangan yang tidak menerima cahaya matahari langsung, seperti di teras atau diruangan yang memiliki banyak jendela/ pintu sehingga sinar matahari dapat masuk dengan bebas.
Pencahayaan adalah faktor yang amat penting dalam mempersiapkan tampilan foto produk Anda. Waktu terbaik untuk mem-foto produk adalah di siang hari, dan usahakan Anda memfoto produk Anda dengan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sebab sinar matahari yang cukup dan tepat akan menjadikan tampilan foto produk Anda jadi makin menarik.
Selain itu agar hasil jepretan menjadi makin maknyus, Anda bisa pakai kamera digital. Dibanding kamera handpone, hasil jepretan kamera digital biasanya lebih mantap dibanding kamera HP. Tetapi ini semua kembali kepada Anda sendiri, mana yang paling baik menurut Anda.

6. Edit Dulu dengan Aplikasi Pengolah Gambar
Jika Anda masih kurang puas dengan hasil fotonya, sah-sah saja jika Anda ingin memperbaiki intensitas cahaya, warna, dan komposisi yang mungkin tidak terjangkau oleh kamera ponsel Anda dengan menggunakan software olahdigital seperti Photoshop dsb. Namun perlu diingat bahwa keaslian foto produk merupakan faktor terpenting dalam dunia jual beli online. Setidaknya percantiklah tampilan produk Anda, tambahkan efek tertentu agar calon pembeli menjadi makin kepincut dengan tampilan produk Anda  .


Saya menemukan rata-rata para fotografer yang memberikan tutorial online memakai flash dan peralatan studio yang lengkap, teknik low key, high key, one light setup, three lightning setup, dan lain-lain, semua foto serasa bisa diwujudkan.




Dari semua teknik strobist, yang bikin saya penasaran di awal adalah teknik low key, keren kali ya bisa bikin background hitam di siang hari dengan strobist. Jadi saya memutuskan untuk membeli peralatan yang dibutuhkan. Sharing di sini bukan ada pesan sponsor merek, hanya sekadar berbagi.

Sudah pasti beli Flash, tersedia produk dari brand asli atau pihak ketiga, kantong kita juga harus disesuaikan. Karena ini hanya untuk menjawab rasa penasaran saya atas low key tadi, saya putuskan untuk membuat list belanjaan. flash pihak ketiga masuk daftar belanjaan, YongNuo, flash sejuta umat di Indonesia. Masih mencari info lengkap strobist dan peralatan lain, dan seiring perjalanan saya ragu sepertinya tidak mungkin cuma beli flash, pasti banyak racun lain.

Dan ternyata benar saya teracuni tentang mobile studio, dimana cukup punya 1 set strobist umbrella untuk pemula belajar. Dan bisa ditebak list belanjaan bertambah.

Bikin list belanjaan pun bingung barang apa saja yang harus dibeli buat bikin strobist umbrella one lighting, bagaimana itu payung bisa nempel di light-stand, lalu bagaimana flash yang jauh dari kamera bisa jepret berbarengan, dan saya tidak menemukan info dan foto close up detail instalasi barang yang dibutuhkan untuk membuat strobist umbrella.

Oh ya, saya putuskan buat belanja online karena keterbatasan tempat tinggal tadi. Mungkin beberapa berpikir kenapa gak ke toko kamera? Bukan negative thinking, tapi takutnya kita membeli barang yang tidak kita butuhkan karena kekurangan info. Jadi cari info dulu sebelum belanja peralatan fotografi anda, sudah banyak review dan perbandingan di dunia online.

Akhirnya saya menemukan seller online yang baik, dia mau melengkapi daftar belanjaan saya untuk menghadirkan strobist umbrella one lighting. Jadi di bawah ini saya akan share apa saja kebutuhan dasar, tips membeli dan cara instalasinya.





Daftar list perlengkapan strobist :

* 1A Flash dan 1B OmniBounce


1A Flash. Flash ada yang keluaran Nikon atau Canon, ada juga yang third party, biasanya made in Chinaseperti YongNuo. Sesuaikan budget dan kebutuhan, saya pribadi karena untuk belajar memilih flash third party. Fitur Flash ada yang Manual dan ada yang TTL.

Flash dengan fitur Manual berarti kita mengatur sendiri besarnya kekuatan cahaya yang dikeluarkan. Sedangkan Flash dengan fitur TTL (Through The Lens) memiliki program untuk menyesuaikan dengan keseluruhan exposure saat menjepret, untuk itulah biasanya flash dilengkapi fitur TTL harganya lebih tinggi.


Pada Flash third party fitur TTL tidak secanggih Flash Nikon Canon tentunya. Pastikan jika membeli third party flash sesuaikan dengan kamera yang kita pakai, karena ada perbedaan pin flash-shoe.



* 1B OmniBounce.


Dipasangkan pada kepala flash, berfungsi membuat cahaya lebih lembut dan menyebarkan cahaya lebih luas. Berguna untuk indoor, tembakan saja Flash yang sudah dipasangi omnibounce keatas, maka seisi ruangan akan mendapat cahaya lebih soft. Ini pembelian optional, tujuan saya membeli ini agar bisa dipakai dalam keadaan onshoe-flash di body kamera. Pastikan ketika membeli omnibounce sesuai dengan merek dan type flash.



* 2A Flash Trigger Unit dan 2B Flash Receiver unit Flash Wireless Trigger


Flash trigger wireless ini adalah komponen penting agar bisa melakukan off-shoe Flash. Dalam satu paket pembelian terdiri dari Trigger dan Receiver. Pastikan ketika membeli unit sesuai kamera yang kita pakai, karena memiliki pin flash-shoe yang berbeda setiap merek.


Prinsip kerjanya sederhana: Trigger itu bertindak sebagai pengganti flash dan kamera membaca itu sebagai flash. Melalui gelombang radio, flash yang sudah diletakkan diatas Receiver akan menerima sinyal dari Trigger untuk menembakkan flash ketika kamera menjepret.

* 3 Flash Shoe Umbrella Holder, 4 White Umbrella, dan 5 Light Stand.


Mobile studio dengan strobist umbrella lengkap jika membeli 3 alat penting ini. Light-Stand memiliki tinggi rata-rata 1,8 meter jika dipanjangkan dan dilipat sekitar 1 meter, ada yang dilengkapi dengan air-suspension agar halus ketika memanjangkan dan memendekkan light stand.

Umbrella putih transparan ini memberikan efek cahaya lembut dan menyebar merata. Ada banyak jenis umbrella sesuai kegunaan masing-masing. Jenis putih transparan ini termasuk wajib dimiliki pertama kali.

Ujung dari lightstand berbentuk lancip dan harus ada Flash-Shoe agar flash dan umbrella bisa menempel, dari yang berbahan plastik sampai metal.






6 Battery charger dan 7 Battery rechargeable


Ini adalah pembelian optional jika anda mempunyai budget berlebih. Battery yang bisa dicas berulang kali dan Battery charger-nya, disini saya pakai Sanyo Eneloop.


Yang ada di pikiran saya adalah ekonomis dan lebih hemat jika membeli battery yang bisa di cas berulang kali, rata-rata bisa di cas sampai 1500 kali, dibandingkan kita membeli battery biasa.



Setelah semua barang tersedia, mari kita lakukan instalasi agar bisa dipakai utuh. Berikut ilustrasi nya :


1. Dimulai dari memasang Trigger di kamera. Cukup memasukkan saja Pin Trigger ke slot pin di kamera kita. Nyalakan Trigger setelahnya.





2. Yang kedua memasang Flash di Lightstand. Urutannya Ujung Lightstand Flash Shoe Receiver Flash. Setelah terpasang nyalakan Receiver dan Flash.



3. Setelah semua instalasi selesai dan semua sudah menyala, coba pencet setengah tombol shutter di kamera, Lampu Trigger dan Receiver akan saling menyala, pertanda instalasi sudah benar. Selanjutnya? Selamat berstrobist ria!



Semoga sharing ini bermanfaat. Sesuaikan belanja peralatan dengan kebutuhan fotografi kita. Cari informasi produk sebelum membeli. Salam jepret.




source : Salmonstudio, Photographer freelance di kota Metro, Lampung twitter @salmonleft


http://images.detik.com/content/2013/04/16/1279/birukuning.jpg



















Salah satu elemen visual penting yang sering diabaikan adalah warna. Kebanyakan fotografer pemula hanya terkonsentrasi dengan subjek yang dianggap indah dan menarik. Tapi kurang memperhatikan komposisi warna yang terkandung di dalamnya.

Sebaliknya, seorang seniman biasanya sangat mementingkan komposisi warna. Pelukis misalnya, akan memilih atau membatasi warna-warna yang ada di paletnya.

Kita juga dapat mempelajari dari mereka dengan cara membatasi apa yang kita potret, yaitu dengan cara memilih apa yang masuk ke bingkai, dan apa yang dikeluarkan dari bingkai.

Dalam foto landscape, kita dapat menunggu dengan sabar untuk memperoleh cahaya dan warna yang diinginkan. Misalnya jika kita menyukai warna kuning kemerahan, saat yang tepat untuk memotret adalah saat sunrise dan sunset.

Jika kita menyukai warna biru tua, saat yang tepat adalah twilight hour atau sekitar satu jam sebelum dan sesudah matahari terbit dan tenggelam.

Pertanyaan lanjutannya adalah mengapa membatasi warna? Tujuan utamanya supaya pemirsa tidak terganggu dengan warna yang berbeda dan mencuri perhatian.

Sebagai contoh foto yang saya buat di Marina Bay Sands, Singapura ini memiliki warna dominan biru dan kuning. Warna-warna ini saya dapatkan dengan menunggu beberapa saat setelah matahari terbenam.





Source :http://inet.detik.com









Ada wanita yang senang difoto, ada juga wanita yang enggan tampil di depan kamera karena merasa kurang fotogenik. Bagi Anda yang kurang percaya diri berpose di hadapan kamera, simak tips agar terlihat lebih menarik saat difoto, seperti dilansir All Women Stalk.

1. Jangan Menunduk
Ketika wajah Anda menunduk, maka lipatan leher Anda akan menggembung, sehingga membuat tampak lebih gemuk. Untuk itu, kamera sebaiknya diletakkan sejajar dengan mata atau sedikit ke atas.

2. Putar Tubuh 45 Derajat
Sikap tubuh ini terinspirasi dari banyak seleb yang berpose saat tampil di karpet merah. Cara ini bisa membuat seseorang tampak lebih kurus. Putar tubuh Anda 45 derajat, dan wajah berbalik ke arah kamera. Anda bisa meletakkan tangan di pinggang agar terlihat lebih aksi. Gaya foto ini menjadi andalan Paris Hilton.

Untuk foto dalam posisi duduk, silangkan kaki Anda di lutut. Posisi ini akan mengkamuflase penampilan selulit.

3. Wajah Jangan Berminyak
Saat foto menggunakan blitz, wajah yang berminyak akan tampak jelas. Untuk itu, pastikan sebelum Anda foto aplikasikan bedak untuk mengurangi minyak di wajah, terutama daerah T (kening dan hidung).

4. Pakai Busana yang Menunjang
Jika Anda tidak nyaman dengan busana yang dikenakan, maka raut wajah Anda akan tergambar di depan kamera. Gunakanlah baju yang membuat Anda merasa percaya diri, dengan begitu Anda menjadi lebih 'luwes' saat di depan kamera.

5. Make-up
Meski wajah Anda tergolong putih, sangat disarankan untuk menggunakan concealer dan foundation. Alas bedak tersebut akan meratakan warna wajah Anda. Untuk make-up eyeshadow, lipstik dan blush on, gunakan warna hangat dan natural, seperti coklat muda atau pink muda.





Photo: Satoshi
Apa yang Bagus: Distorsi minimal dan image stabiliser yang sangat baik
Apa yang tidak Bagus: Kurang tajam di 200mm
Untuk siapa: Professional yang menginginkan lensa yang terkonstruksi dengan sangat baik, zoom kecepatan tinggi dengan stabilitas yang sangat baik.

Hasil Test

Diantara lensa Porfessional, image stabiliser 70-200mm f/2.8 full-frame zooms harus sudah ada di optiknya itu sendiri. Lensa tersebut ada di Canon, Nikon, Sigma, dan saat ini Tamron. Versi Tamron sendiri terdiri dari 4 elemen optik low dispersion dan satu lagi optik tambahan low dispersion, low dispersion mengindikasikan sebaran cahaya optik yang kecil, karena itu sebarannnya terpusat dan menghasilkan gambar yang tajam. VC atau vibration control atau yang lebih dikenal dengan image stabilizer di canon telah di desain ulang untuk performa yang lebih baik.
Tidak memberatkan pergelangan tangan, berat sekitar 3.32 pound atau sekitar 1.5 kg lebih ringan dan sekitar 1/4 inch lebih pendek dari pesaingnya. Ring depan yang tidak beputar sangat baik untuk lensa yang dimounting filter; putaran manual focus 130 derajat sangat sempurna (meskipun terletak sedikit ke atas 1/2 inch, Manual Focus MF Ringnya kecil); konstruksinya kuat, dengan karet yang menyelimuti badan lensa. (Di kompare dengan Sigma 70-300).
Di lapangan, motor fokus USD benar-benar sangat menakjubkan, hampir tidak bersuara. Menggunakan Body Canon EOS 5D Mark III, AF nya sangat cepat dan tidak berisik. Dilanjutkan dengan benchmark optiknya, lensa ini menghasilkan SQF number yang sangat menawan untuk ketajaman dan kontras di 70mm dan 135mm.
Image stabiliser baru nya betul-betul telah dikembangkan. Dalam test, tiga pengguna rata-rata berkurang ketajamannya di 3.5 stops dengan posisi memotret handheld atau dipegang. Tergoda dengan versi non stabiliser? yang hanya 1/2 pound lebih ringan, dengan harga 1/2 lebih murah, dan dapat memotret lebih tajam di 200mm? Tetapi pada kenyataannya anda akan melewatkan banyak hal karena tidak bisa handheld shooting. Bagi kami, fotografer yang membeli karena harga adalah fotografer yang tidak cerdas :)
SPECIFICATIONS
70–200mm (68.68–196.11mm tested), f/2.8 (f/2.70 tested), 23 elements in 17 groups. Focus ring turns 130 degrees. Zoom ring turns 70 degrees. Focal length marked at 70-, 100-, 135-, and 200mm.
Diagonal view angle: 34–12 degrees.
Weight: 3.32 lbs. Filter size: 77mm.
Mounts: Canon AF, Nikon AF, Sony AF.
Included: Lenshood, tripod collar.
Street price: $1,499.
Website: tamron-usa.com
TEST RESULTS
Distortion: At 70mm, 0.11% (Slight) barrel. At 135mm, 0.09% (Imperceptible) pincushion. At 200mm, 0.18% (Slight) pincushion.
Light falloff: Gone by f/4 at three tested focal lengths.
Close-focus distance: 45.83 inches.
Maximum magnification ratio: At 70mm, 1:13.50. At 135mm, 1:8.36. At 200mm, 1:6.75.
Image Stabilization: Average of 3.5 stops for three unique users.

Diunduh dan diterjemahkan dari : http://www.popphoto.com/gear/2013/02/lens-test-tamron-70-200mm-f28-di-vc-usd?src=tout



Tidak mempunyai kamera LOMO? Tidak perlu bersedih! Sekarang anda dapat menciptakan gambar yang hebat dan terlihat hidup dengan tutorial photoshop untuk lomografi berikut ini.
Biasanya foto yang diambil dengan kamera Lomo mempunyai gambar yang mendalam, vignette atau mempunyai efek blurr. Tetapi sekarang, anda tidak perlu berbelanja jauh-jauh untuk mendapatkan kamera mewah tersebut; karena efek foto ini dapat dengan mudah diciptakan dalam photoshop! Meskipun ada banyak sekali efek yang dapat anda ciptakan dengan tools yang berbeda-beda dengan photoshop, efek lomografi dapat benar-benar mengubah foto anda dari menjemukan dan membosankan menjadi lebih hidup dan menarik!
Setelah mempelajari tutorial photoshop berikut dan menambahkan efek nya, foto anda akan tampil dengan warna dan kontras yang menakjubkan. Inilah sentuhan ajaib dari lomografi!
Pertama, anda perlu meng-upload sebuah gambar ke dalam photoshop. Saya akan menggunakan gambar ini dan membukanya.
Lomography Photoshop Tutorials original How to Create Lomography Photo Effect
Akhir dari tutorial ini, anda dapat menciptakan sebuah gambar yang terlihat seperti ini :
Lomography Photoshop Tutorials final How to Create Lomography Photo Effect
Langkah 1:
Pilih dan buka sebuah gambar dalam photoshop
Langkah 2:
Buatlah efek vignette
Foto lomo telah dikenal akan vignette nya. Anda dapat melakukan ini dengan menggambar sebuah lingkaran dengan menggunakan Lasso tool disekitar subjek atau fokus yang anda inginkan dalam gambar anda. Pilih Lasso tool dan set feather nya antara 80-90 px dan mulailah menggambar.
Setelah anda selesai mengatur feather dan menggambar lingkaran, anda perlu melakukan invert ke gambar yang sudah anda seleksi. Pergi ke tab menu dan pilihlah select/inverse.
How to Create Lomography Photo Effect 02 How to Create Lomography Photo Effect
Pilihlah paint bucket tool dan pilihlah warna hitam dan isilah warna tersebut ke dalam seleksi gambar yang sudah di invert tadi. Pastikan anda bekerja di atas Layer baru.
How to Create Lomography Photo Effect 03 How to Create Lomography Photo Effect
Sekarang anda harus menyesuaikan opacity pada layer vignette anda untuk memberikan ujung yang lembut dan menyerupai efek vignette. Anda dapat melakukan ini dengan menyesuaikannya pada layer opacity 30-50%.
How to Create Lomography Photo Effect 04 How to Create Lomography Photo Effect
Langkah 3:
Menyesuaikan warna anda.
Sekarang anda harus menyesuaikan warna anda. Pilihlah layer background anda dan klik lah pada lingkaran kecil berwarna hitam putih di bagian bawah box layer, lalu pilihlah Curves, atau tekan Ctrl+M untuk shortcut nya.
Lomography Photoshop Tutorials 5 How to Create Lomography Photo Effect
Sebuah layer baru akan terbentuk. Di dalam tampilan curves, pilihlah channel RGB, dan geser-geserlah garisnya sampai terbentuk huruf S.
How to Create Lomography Photo Effect 06 How to Create Lomography Photo Effect
Setelah anda puas dengan hasilnya, gabungkanlah semua layers dengan me-rata kan gambarnya, caranya: pergi ke menu tab, pilih Layer/Flatten image.
Sekarang untuk langkah terakhir dalam penyesuaian warna, buatlah layer baru dan berilah nama Hue.
How to Create Lomography Photo Effect 07a How to Create Lomography Photo Effect
Dalam layer Hue, pilihlah paint bucket tool lagi dan pilihlah warna hitam dan isilah kedalamnya. Pasti gambar anda akan berubah menjadi benar-benar hitam.
How to Create Lomography Photo Effect 07b How to Create Lomography Photo Effect
Sekarang ubahlah Blending mode dari Normal menjadi Hue.
How to Create Lomography Photo Effect 08 How to Create Lomography Photo Effect
Foto anda akan berubah menjadi hitam dan putih dan seharusnya terlihat seperti ini:
How to Create Lomography Photo Effect 09 How to Create Lomography Photo Effect
Sekarang anda perlu menyesuaikan opacity pada layer Hue antara 30-50%
How to Create Lomography Photo Effect 10 How to Create Lomography Photo Effect
Sentuhan akhir!
Sekarang yang perlu anda lakukan adalah mempertajam gambar anda atau mem-blurr kannya seperti yang anda inginkan. Anda bahkan dapat menyesuaikan tingkat saturasi nya sampai anda senang dengan hasil akhirnya. Dan WOW! Kreasi photoshop anda terlihat persis seperti foto yang diambil dengan kamera LOMO!
Share and enjoy!


Landscape fotografi adalah cabang khusus fotografi yang menangkap lanskap, sering dengan lensa wide angle. Mengambil gambar pemandangan yang menakjubkan merupakan hobi yang populer untuk fotografer, tetapi ada perbedaan yang besar antara pekerjaan profesional dan amatir. Dalam rangka untuk mengambil foto lanskap seperti pro, Anda harus tahu bagaimana pro lanskap menghasilkan foto.

 
Aliran Sungai dan Warna Musim Gugur, Vermont
Anda pasti mengerti mengapa foto mereka terlihat sangat menakjubkan!
Untuk melakukan ini, Anda perlu bekerja melewati lima langkah proses – proses dimana setiap fotografer lanskap hebat lalui ketika mereka menangkap gambar. Jika Anda mengikuti langkah-langkah ini, Anda akan meningkatkan teknik dan foto lansekap Anda. Seperti semua hal dalam teknik fotografi, teknik Anda tergantung pada apakah Anda menggunakan manual atau kamera digital.
Artikel ini akan difokuskan pada fotografi digital lanskap 
Langkah 1: Menemukan Perlengkapan yang Tepat
Setelah Anda membeli kamera digital ada beberapa barang lain yang harus Anda dapatkan jika Anda berencana untuk membuat gambar lanskap besar. Kunci untuk menangkap pemandangan indah adalah perencanaan. Jika Anda tidak berencana untuk perjalanan Anda, Anda tidak akan memiliki alat yang Anda butuhkan untuk menghasilkan foto yang layak melihat. Ingat bahwa siapa pun dapat mengambil foto wide angle, tetapi hanya beberapa fotografer menjadi terkenal karenanya.
• Lensa Wide Angle – lensa wide angle anda adalah sesuatu yang vital untuk fotografi lanskap yang mengagumkan. Hal ini akan membantu menciptakan depth of focus yang anda butuhkan untuk menandai pemandangan anda dan memberikan kesan yang lebih realistic. Pastikan kualitasnya baik,, dan mudah untuk dibawa dalam perjalanan panjang. Lensa dengan focal length 35mm cukup untuk kebanyakan lanskap.
• Tripod – Para fotografer lanskap terbaik mengandalkan tripod mereka untuk menjaga kamera tetap diam sementara menangkap gambar. Peralatan sederhana ini memastikan bahwa gambar Anda jelas, terutama jika ada waktu exposure yanng lebih lama dari biasanya. Tripod juga penting ketika memposisikan diri Anda, dan akan mempertahankan level kamera, saat Anda bepergian di medan tidak rata.
• Polarizing Filter – Anda tidak akan melihat seorang fotografer lanskap profesional tanpa filter polarising mereka. Ini memberi Anda kontrol yang lebih besar atas gambar yang Anda coba tangkap, dan dapat menghasilkan efek yang berbeda sesuai dengan preferensi Anda dan subyek. Air misalnya, menjadi lebih transparan bila dilihat melalui filter terpolarisasi.
Setelah anda meempunyai peralatan dasar yang anda butuhkan selanjutnya adalah bersiap untuk gambar
Step 2: Menemukan Lokasi Yang Tepat
Para profesional menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mencari lokasi yang tepat untuk dikunjungi, sehingga mereka dapat mengambil beberapa gambar yang tidak pernah dilihat sebelumnya. Landscape fotografi bukan tentang berkunjung ke daerah indah dan kemudian melakukan beberapa pengambilan gambar mendadak saat Anda berada di sana. Hal ini membutuhkan perjalanan, dan pencarian tanpa akhir untuk adegan yang sempurna.
Jika Anda sudah memiliki lokasi dalam pikiran maka sudah saatnya untuk berpikir tentang faktor-faktor lain yang akan mempengaruhi gambar Anda. Jika Anda bepergian suatu tempat yang jauh, maka pastikan Anda pergi ke sana di musim yang tepat. Teliti lokasinya dan datang dengan ke daerah terbaik yang dapat Anda kunjungi di perjalanan Anda. Setelah Anda tiba, adalah ide yang baik untuk tinggal di sana selama beberapa hari, mengambil catatan dari pencahayaan di pagi hari, siang, sore dan malam hari.
Perjalanan baik dan terencana akan menghitung lokasi, cuaca, dan waktu pemandangan
Step 3: Merencanakan dan Memposisikan Pemotretan Anda
Fotografer menghabiskan berjam-jam menyusun gambar lanskap yang sempurna. Anda perlu menemukan sudut pandang yang baik dan dari sana, komposisikan gambar Anda sebelum memotretnya. Banyak foto lanskap terbaik memiliki objek foreground menonjol yang menawan mata pecinta hasil fotografi saat mereka melihat gambar akhir. Ini juga merupakan aturan yang sangat baik jika Anda mencoba untuk menangkap gambar tampak lebih 3D.
 

Lapangan hijau – lanskap rerumputan hijau, langit biru dan awan putih
Putuskanlah apakah Anda memilih lebih baik memotret objek secara horizontal, atau apabila dipotret dengan vertical akan lebih baik menandai titik lanskap yang Anda coba potret. Titik pandang tinggi adalah kurva belajar yang bagus untuk pemula dan akan membuat gambar panorama Anda terlihat menakjubkan. Jangan lupa bahwa fotografi lanskap tidak dimaksudkan untuk menjadi berantakan atau sibuk, dan sebagai aturan Anda harus mengecualikan fitur yang mengalihkan perhatian pemirsa Anda dari sisa pemandangan.
Temukan sudut pandang yang paling baik, ambil subjek foreground dan buatlah tetap sederhana.
Step 4: Mengambil Foto
Sekarang Anda harus merencanakan foto yang Anda siap untuk memotretnya. Periksa bahwa sesuai dengan langkah ketiga sehingga Anda mendapatkan hasil maksimal dari framing gambar Anda. Jika ada kontras garis diagonal pastikan bahwa mereka bekerja sama, dan sesuai baik dalam foto. Jika tidak, Anda pindahkan kamera perlahan-lahan untuk menjaga keseimbangan pemandangan Anda.
Step 5: Editing Foto Anda
Ada kecenderungan besar untuk memanipulasi foto lanskap untuk lebih menonjolkan fitur yang Anda telah tangkap dalam gambar Anda. Mampu mengedit foto digital Anda berarti bahwa Anda berada dalam kendali penuh dari hasil akhir. Apakah Anda menggunakan Photoshop, Coral Paint Shop atau software program lain untuk memproses foto Anda, ini adalah kesempatan Anda untuk mengeluarkan yang terbaik dalam foto Anda.
 

Matahari merangkai jalannya melewati awan
Mainkan sumber cahaya Anda, meningkatkan warna atau memotong gambar untuk produk akhir yang lebih baik. Ada begitu banyak hal yang dapat Anda lakukan dengan pemandangan Anda dalam program manipulasi foto dan Anda akan menemukan diri Anda bermain-main dengan foto Anda selama berjam-jam. Kadang-kadang semua foto yang dibutuhkan adalah sedikit perbaikan, tetapi Anda harus menentukannya sendiri.
Ciptakan pemandangan yang berbeda menggunkan gambar digital dalam program editing anda
Jika anda tetap berpegang pada tips ini bakat fotografi anda akan mengalami peningkatan sejalan dengan anda menjadi lebih akrab dengan menentukan objek. Lebih sering anda akan dapat menemukan dan menangkap lanskap yang menakjubkan yang para pro lakukan, dan menghasilkan gambar yang luar biasa. Jika Anda menggunakan waktu luang Anda dalam perjalanan, dan secara lengkap merencanakan gambar lanskap anda sebelum memotretnya, maka mungkin suatu hari nanti murid-murid fotografi dari seluruh dunia akan belajar dai tips fotografi Anda, menjadi teknik dan membawa inspirasi tersendiri.
Selamat Mencoba…
Ditulis Oleh Jeff Thomas
Diunduh dan diterjemahkan dari : http://www.howitookit.com/?p=1523



Tips fotografi keluarga ini akan menolong Anda untuk mengabadikan foto yang baik untuk keluarga Anda. Gunakan teknik fotografi Anda untuk menangkap memori yang berkesan. Semua yang Anda butuhkan adalah sebuah kamera dan sedikit tips mengambil gambar.
Apakah anda bertanya bagaimana orang mengambil sangat banyak foto keluarga dengan hasil yang sangat baik? Dalam gambar mereka, cahaya selalu terlihat sangat baik dan alami dan wajah anak-anak terlihat bersinar penuh keceriaan, tetapi ketika Anda mencoba untuk melakukannya, yang anda dapatkan adalah setiap orang terkena efek red eye dan wajah-wajahnya terlihat gelap tebayang atau gelap keseluruhan atau hanya mendapatkan gambar yang blurr. Mari lihat beberapa tips fotografi digital yang akan menolong Anda untuk menangkap momen keluarga dalam gambar yang penuh kasih yang memuat anda tidak sabar untuk menunjukannya pada teman-teman anda.
Tips berikut ini untuk mengambil gambar casual dari keluarga Anda.

Tetap Tersenyum (Smille ^_^)
Satu dari tips foto keluarga terbaik adalah menjaganya agar selalu terlihat sederhana. Walaupun anda berada dalam event keluarga besar, sebuah pesta ulang tahun atau hanya foto-foto di sekitar umah, buatlah tetap sedarhana. Sebuah rahasia untuk menghasilkan foto yang baik yang mana banyak pemula tidak berhasil mendapatkannya yang pertama adalah kesederhanaan. Anda tidak perlu mendapatkan semuanya dalam satu gambar dalam satu waktu. Tangkap hanya element yang paling penting. Dalam kebanyakan kasus, element tersebut adalah orang.
Jika anda bisa, set kamera anda ke f-stop rendah untuk memperlebar aperture anda. Aperture yang lebar memberikan anda depth of field yang dangkal yang membuat background anda hilang dari focus. Mendapatkan background di luar focus membuat background anda lebih abstrak.

Tangkap Emosinya
Ambil gambar candid yang menangkap emosi dalam sebuah momen. Hal ini merupakan tips foto keluarga yang paling penting. Beberapa foto keluarga yang menunjukkan momen santai ditunjukkan oleh dua atau lebih anggota keluarga. Jangan khawatir untuk bergerak di sekitar subjek anda dan ambil gambar dengan cara yang santai. Jika anda bergerak seperti kamera dan gambar yang diambil secara normal, maka subjek anda akan melupakan keberadaannya. Saat itu lah anda akan mendapatkan gambar candid yang terbaik.
Jika anda memberikan instruksi ber pose, cobalah untuk membuat kepal mereka berdekatan bersama. Itu akan membuat foto casual yang sangat bagus dan biasanya akan membuat setiap orang tersenyum.
Focus dalam menangkap momen. Anda tidak perlu khawatir untuk mendapatkan beberapa bagian tubuh dalam foto. Mungkin hanya foto tangan-tangan orang akan menghasilkan pemandangan terbaik yang anda tangkap. Mungkin anda perlu untuk meng crop hanya bagian atas sampai kepala seseorang untuk menunjukkan hubungan diantara keuda orang tersebut. Hal itu juga baik, berkreasilah.
Jika anda mengambil gambar dalam sebuah atmosfir yang menyenangkan dimana banyak hal yang bergerak, anda perlu untuk men set ISO anda lebih tinggi untuk menangkap momen nya. Perlu diingat semakin tinggi ISU setting akan menghasilkan lebih banyak noise (grain) dalam gambarnya. Ke kaburan (blurr) diakibatkan oleh pergerakan pada settingan ISO yang rendah juga dapat membuat efek yang bagus.
family on beach
Mengabadikan Momen
Tips fotografi keluarga ini untuk memperoleh event foto keluarga yang baik. Termasuk segala sesuatu dalam gambar yang memberikan kunci tentang event yang terjadi dalam foto anda. Jika ini adalah reuni keluarga, ambil gambarnya termasuk tanda reuni keluarganya. Ini bukan berarti anda harus mengambil gambar semua orang didepan tanda tersebut seperti jaman sekolah dulu. Anda dapat mengambil banner di dinding dari samping dan bahkan hampir di luar focus pun tidak apa-apa.
Jika anda mengambil momen ulang tahun, jangan lupa untuk mengambil gambar dengan lilin dan kue nya.cara terbaik mengambil foto lilin adalah tidak dengan menggunakan flash. Gunakan tripod atau tempatkan kamera anda di atas kursi hingga anda yakin kamera anda didak bergerak.

Lighting
Berikut adalah beberapa tips foto keluarga tentang lighting. Saya sendiri lebih suka cahaya natural, lebih baik. Ambil gambar dalam ruangan dengan jendela yan besar. Jika anda mengambil gambar di luar, ambilah gambar di wilayah yang teduh.
Sesekali anda perlu menggunakan lash. Jika anda mempunyai flash gun, bounce lah flash anda. Flash yang di bounce akan menghasilkan cahaya yang lebih natural.
Jika anda tidak dapat mem bounce flash anda, jaga agar flash anda dalam jarak yang cukup jauh. Jika anda mengunakan flash terlalu jauh, anda akan menemukan bahwa flash anda hilang. Ujung dari gambar yang dihasilkan akan terlihat lebih gelap karena subje sangat jauh.

Saya tips harap fotografi keluarga ini dapat membantu,
Terimakasih.
Disadur dari sumber : family photography tips

wibiya widget