Read more: http://bambang-gene.blogspot.com/2011/03/pasang-meta-tag-di-blog-supaya-seo.html#ixzz1FYQ9VUp5 TUNGKAL FOTOGRAFI: Pilihan lensa untuk ruangan atau kondisi cahaya yang gelap

TUNGKAL FOTOGRAFI

TUNGKAL FOTOGRAFI BELAJAR DAN SALING BERBAGI INFORMASI

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis

Silahkan Gabung

apakah anda suka

ARTIKEL TERBARU

Thumbnail Recent Post

Pelabuhan Roro Tungkal Jambi

Nuansa senja di kota tungkal pesisir jambi

Landscafe sunset lokasi sungai pengabuan

Sunset dan degradasi awan yang merupakan fenomena alam yang kita tidak dapat memprediksikannya kapan dia berubah

Sunset lokasi sungai betara

SUNSET

Saat senja menjelang di kota kuala tungkal pantai pesisir jambi

Ada dua jenis lensa yang cocok, masing masing memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri-sendiri

1. Lensa berbukaan besar

Semakin besar bukaan maksimum lensa, semakin besar cahaya yang bisa masuk melalui lensa ke sensor kamera. Oleh sebab itu semakin besar bukaan maksimum lensa semakin baik digunakan untuk foto di kondisi gelap. Contohnya adalah lensa berbukaan f/1.4, f/1.8, f/2, f/2.8. Semakin kecil angka f/ nya semakin besar bukaannya.

Kekurangan lensa berbukaan besar yaitu biasanya lensa ini banyak terdapat pada lensa prime/fixed/non-zoom dan jarang ditemui di lensa zoom. Selain itu, bila mengambil foto dengan bukaan besar, kedalaman bidang menjadi tipis karena itulah, ketika kedalaman ruang dan ketajaman dari sudut ke sudut dan depan ke latar belakang belakang foto penting, lensa ini menjadi kurang ideal.

2. Lensa atau kamera dengan built-in image stabilizer / peredam getar

Dengan peredam getar, Anda bisa membuka shutter speed / kecepatan rana dengan lebih lama tanpa takut foto menjadi kabur karena getaran kamera. Rata-rata fitur ini bisa membantu memberi jalan masuk cahaya dua sampai tiga stop (sekitar 4-8 kali lipat).

Maka dari itu bila jenis foto yang mementingkan ketajaman dari ujung ke ujung seperti pada foto pemandangan atau still life (benda mati atau produk), maka mengunakan lensa atau kamera berperedam getar merupakan pilihan yang baik.

Meski sangat membantu, tapi image stabilizer ini tidak bisa membekukan gerakan subjek foto. Bila subjek foto bergerak, maka akan tampak kabur di fotonya.

3. Lensa atau kamera dengan built-in image stabilizer / peredam getar

Ada pula lensa yang berbukaan besar, dan juga memiliki image stabilizer. Ini adalah lensa yang paling ideal, tapi biasanya lensa ini ukuran dan beratnya cukup besar dan juga relatif mahal. Contoh: Canon 17-55mm f/2.8 IS USM sekitar 9 juta, 70-200mm f/2.8 IS / VR : sekitar 20 juta

source : infofotografi.com

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58 :59 :60 :61
:62 :63

Leave a Reply

wibiya widget